Travelogue

Dalam Kata Terdapat Berbagai Makna, Dalam Makna akan ada Banyak Cerita

Kata yang Tak Terhenti. July 30, 2009

Filed under: Refleksi — bbbeeeuuuhhh @ 00:40

Seseorang pernah berkata padaku, bahwa wajar kita memiliki sesuatu yang kurang dalam diri kita,karena kita hanyalah manusia biasa yang tidak sempurna karena memanglah tidak ada manusia yang sempurna, setiap tubuh pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing dalam dirinya tersebut..

Selain itu, aku juga pernah mendengar dari guruku, beliau berkata bahwa manusia adalah makhluk yang paling sempurna dibandingkan makhluk lain yang diciptakan oleh Allah, oleh sebab itu kita harus bersyukur atas nikmat dan kesempurnaan yang telah Allah berikan kepada kita.

Definisi kesempurnaan dalam kehidupan yang aku ambil memang bertolak belakang, yang satu berkata bahwa “kami makhluk tidak sempurna.” sedangkan yang lainnya berkata “kami adalah makhluk paling sempurna.”. Walaupun definisi tersebut berbeda kita tetap tidak dapat menyangkal bahwa kedua hal tersebut juga sesuatu yang benar. Aku sempat bingung, bagaimaan cara menghubungankan kedua pernyataan tersebut. Aku tidak menemukan jawaban, hingga pada akhirnya aku ingin menanyakan pada seseorang atau boleh jadi mendiskusikannya, pasti hal tersebut lebih menarik untuk dilakukan. Tapi sayang sekali, kali ini aku tidak memiliki cukup pulsa untuk menghubungi seseorang, jadi dengan terpaksa aku harus meneruskan otakku untuk terus tetap mencari jawaban yg da pat menghubungkan kedua definisi tersebut. Hingga aku menemukan jawabannya.

Manusisa memang makhluk yang paling mulia disisi tuhan dengan kesempurnaan yang telah diberikan, akan tetapi karena sifat manusia yang selalu ingin mendapatkan hal yang lebih dari sebelumnya dan tidak mudah untuk merasa puas pada suatu hal. Itu menyebabkan manusia merasa dirinya tidak sempurna. Hanya pola pikiran yang menyebakan manusia tidak mereasa sempurna, padahal hakikatnya manusia telah diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna. Keegoisan dalam diri yang menyebabkan kita tidak merasakan kesempurnaan tersebut dan selalu merasa lebih kurang dari orang lain. Akan tetapi Allah mengajarkan kita untuk selalu menjadi seseorang yang lebih baik dari hari sebelumnya, oleh sebab itu tidak ada salahnya apabila manusia merasa dirinya ingin sesuatu yang lebih dan lebih lagi dalam menjalani hidupnya. Akan tetapi mungkin sugesti ketidaksempurnaan yang harus dihilangkan dari pikiran manusia dan digantikan menjadi rasa syukur akan kesempurnaan yang diberikan dan berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik kedepannya. Yaa, mungkin seperti itu jawabannya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s